Ini Ceklist Saya

Kawan, mari melanjutkan tentang ceklist kegiatan self development kemarin lusa. Saya suka lupa jika tertunda terlalu lama. Mood untuk menulis topik itu hilang.

Membuat ceklist adalah langkah awal untuk melakukan review. Sebagai orang yang mudah bosan, cukup banyak kegiatan yang dilakukan. Biasanya belum tuntas yang satu, sudah berganti ke yang baru.

Terus begitu akhirnya menumpuk. Dan jika sudah banyak tumpukannya, bisa jadi malah lupa apa saja yang sudah dimulai, apa statusnya, masih layak dilanjutkan atau tidak. Maka membuat ceklist memberikan kesempatan untuk tahu itu.

Hanya perlu disediakan waktu, pulpen, dan kertas. Dan satu lagi. Kopi! Wajib buat saya šŸ˜€ Jika sudah siap, mulai dengan mengingat kegiatan apa saja yang sudah dimulai. Jika dalam 5 tahun terakhir sulit, 2 tahun juga boleh. Atau 1 tahun juga tidak salah.

Berikut ini ceklist saya. Tidak harus seperti itu. Silakan menyesuaikan selera masing-masing.

Baca Buku, ini semakin jarang saya lakukan dan harus dibangkitkan lagi. Karena lewat buku saya mendapat informasi / ilmu baru. Sekarang ini Saya rasakan waktu membaca buku banyak tersedot oleh membaca social media.

Berlari, dua tahun belakangan ini trennya menurun untuk kegiatan ini. Padahal dengannya saya sudah tidak lagi terserang flu setahun 2 kali. Ini harus dikembalikan ke 60-80 km perbulan seperti dulu.

Fotografi, genre foto makanan dan produk yang baru sekadar diniatkan untuk didalami harus segera diwujudkan. Karena sudah terlalu lama mengendap. Sudah sekitar 2 tahun hanya berbentuk niat.

Menulis blog, sempat terpendam lama. Seiring dengan kegiatan baca buku yang menurun. Seorang kawan pernah mengingatkan, membaca itu meningkatkan kemampuan menulis. Dan menulis itu membuat orang terbiasa mengatur alur pikiran dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *