Agar Lingkungan Tempat Tinggal Penuh Berkah, Ini Doanya

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 8 oleh Ustadz Aep -Ketua DMM- di Masjid Daarurrahman.

Menjadi model peraga pada pelatihan pengurusan jenazah yang sudah diselenggarakan oleh DMM siang tadi menyisakan sebuah refleksi. Walaupun cuma dalam pelatihan, menjadi peraga jenazah tidak menjadi cita-cita para pesertanya. Meski smuanya sudah dijamin 100% akan merasakan tidak hanya menjadi peraga. Tapi jenazah sesungguhnya.

Peraga jenazah, sebuah tugas yang jarang orang mau. Padahal memberikan pelajaran yang berharga. Betapa ketika peserta yang lain sibuk memperhatikan materi ataupun mendokumentasikan lewat foto, sebuah refleksi keimanan tumbuh melalui pertanyaan.

Apakah jika saatnya tiba nanti apakah tetangga-tetangga yang selama ini bersama-sama yang akan mengurus jenazahnya? Memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan mengantarkan ke pemakaman.

Itulah beberapa pertanyaan yang terlintas. Dan syukur peragaan bisa diselesaikan dengan lancar. Pun tanpa harus menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi.

Dan yang lebih disyukuri lagi oleh Ustadz Aep adalah kehadiran tetangga-tetangga yang merupakan tanda bahwa lingkungan tempat tinggal (komplek BCV) ini dihuni oleh orang-orang yang soleh. Jamaah yang saling menghormati, menyayangi dan saling tolong menolong.

Sebuah lingkungan tempat tinggal yang penduduknya seperti itu adalah indikator lingkungan yang penuh keberkahan dari Allah SWT. Dan masjid Daarurrahman ini menjadi centernya. Dalam Al Qur’an terdapat sebuah doa yang bisa digunakan untuk mewujudkannya.

Tercatat dalam sejarah, Nabi Nuh -ketika berada diatas perahu saat air bah melanda- memohon agar didaratkan disebuah daerah yang penuh keberkahan. Seraya memanjatkan doa kepada Allah.

ROBBI ANZILNI MUNZALAN MUBARAKAN WA ANTA KHOIRUL MUNZILIN

Dan berdoalah: Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat”. [QS Al Mukminun 29]

Doa ini juga dapat digunakan untuk mendoakan komplek tempat tinggal ini agar terus diberkahi. Keluarga disetiap rumah sakinah, anak-anak sholeh, tidak berat untuk beribadah.

Boleh dibaca setiap kali akan memasuki gerbang depan. Penyebutan lokasi hanya semata-mata agar mudah mengingatnya. Jika ingin lebih afdol lagi, doa tersebut bisa dibaca pada saat-saat diijabahnya doa yaitu sepertiga malam terakhir, setelah adzan sebelum iqomah, dan menjelang iftar.

Wallau’alam bishawab.

Sumber gambar : Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *