Pahala Puasa Yang Tidak Sempurna

Sebuah catatan kecil dari kajian singkat tarawih malam ke 26 di Masjid Al Barokah Gudang Utara.

Dalam sebuah hadist diceritakan Nabi pernah menyampaikan bahwa ada orang yang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Tiada sedikitpun pahala puasa baginya.

Hadist ini mengingatkan kita bahwa puasa lebih dari sekedar menahan makan dan minum. Masih banyak hal lain yang perlu diperhatikan agar puasa mendapatkan tujuan yang diinginkan. Termasuk pahala langsung dari Allah.

Setidaknya ada 4 indikasi puasa yang tidak mendapatkan pahala ataupun pahalanya tidak sempurna, antara lain :

  • Puasa ramadhan yang tanpa niat. Imam Syafi’i mengatakan bahwa niat merupakan bagian dari rukun puasa. Niat dapat dibaca malam hari ataupun menjelang sahur.
  • Puasanya orang yang tidak mampu menjaga mulut dan pikirannya. Mulut dari mengucapkan kalimat-kalimat yang tidak baik. Pun pikiran dari pikiran buruk.
  • Puasa yang tidak ditutup dengan menunaikan zakat fitrah. Sebuah hadist menyatakan bahwa pahala puasa tergantung antara langit dan bumi kecuali telah membayar zakat fitrah.
  • Puasanya orang yang tidak saling memaafkan. Orang- orang itu adalah suami istri, orang tua dan anak, muslim dengan muslim yang lainnya.

Dengan demikian puasa ramadhan ini adalah latihan menyeluruh bagi umat muslim. Latihan memahan segala kebutuhan fisik dan latihan menahan jiwa.

Semoga ramadhan kali ini mampu menjadikan kita orang yang masuk kedapam golongan umat yang sabar.

Wallahu a’lam bishawab.

Sumber gambar: freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *