Ibu Bangsa Berpulang

Semua sudah tahu, mantan Ibu negara, istri mantan presiden RI ke 6 berpulang. Hari Sabtu kemarin. Setelah berjuang melawan sakitnya selama 3 bulan. Indonesia, bangsa besar ini berduka.

Saya juga. Pun ketika istri Pak Habibie, Ibu Ainun meninggal 22 Mei 2010 dulu. Juga ketika Ibu Tien Soeharto mangkat pada 28 April 1996. Seorang Ibu tidak akan pernah tergantikan.

Bagi saya meninggalnya Bu Ani punya arti tersendiri buat bangsa ini. Keriuhan sosial yang makin menjadi pasca pemilu 17 April lalu seolah sontak terhenti. Media massa dan mungkin media sosial tiba tiba tidak gaduh. Semua teralihkan kepada peristiwa tersebut.

Saya senang. Sebab terlalu lelah membaca berita yang saling menyalahkan. Berpotensi memecah persatuan. Menghancurkan keindahan dan kebajikan sosial. Seolah nilai luhur hidup terkubur dalam-dalam.

Berpulangnya Bu Ani membuka mata persamaan kita. Sama-sama kehilangan. Sama-sama sadar bahwa kita sebangsa. Baik 01 maupun 02. Baik simpatisan maupun KPU. Baik pendemi maupun aparat.

Satu hal yang saya sadari, insyaallah Bu Ani orang yang baik. Sampai-sampai meninggalnyapun memiliki arti bagi bangsa ini.

Apa yang bisa melebihi itu semua? Saya rasa tidak ada. Orang baik, meninggalnya pun masih bermanfaat bagi orang lain.

Selamat jalan Ibu.

Sumber gambar: shutterstock.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *