Saling Memaafkan

Dalamnya hati siapa yang tahu. Pun juga dibalik kiriman-kiriman ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri yang disambung dengan permohonan maaf lahir dan batin.

Bahkan dibeberapa kasus cukup hanya disebutkan lahir batin ya. Umumnya mereka-mereka yang punya kedekatan sangat akrab. Dengan kalimat yang tidak panjang cukup bagi mereka untuk paham maksudnya.

Saya teringat pada nasehat KH Athian Ali yang beberapa kali sempat disampaikan dalam kajian selepas Idul Fitri beberapa tahun silam. Saling bermaafan antar manusia bukan hanya formalitas tanpa makna. Pemanis bibir saja.

Maaf memaafkan haruslah jelas perihal apa yang perlu dimintakan maaf dan diberikan maaf. Karena urusan antar manusia ini tidak akan mendapat ridlo Allah sebelum yang bersangkutan saling meridloi.

Ketika teknologi sudah seperti sekarang ini, permohonan maaf lahir dan batin mudah saja dilontarkan lewat jemari kepada orang lain ataupun sekelompok orang, saya pikir urgensi untuk menjelaskan detil apa yang di maaf maafkan masihlah diperlukan.

Saya rasa ini mirip sekali dengan sebuah akad. Yang mana harus ada kejelasan dan tidak saling mendolimi. Permintaan maaf yang disertai paksaan agar pihak yang lain memaafkan tentu bukanlah termasuk didalamnya. Demikian juga dengan permintaan maaf yang tanpa penjelasan apa yang dimintakan maaf.

Maka kita harus selalu berhati-hati agar terhindar dari menyakiti orang lain baik disengaja maupun tidak disengaja. Apalagi bila kecenderungan lupa membayangi. Sungguh akan bermasalah di akherat nanti jika tiba-tiba ada seseorang yang menuntut di pengadilan Allah Yang Maha Adil. Duuuh…

Lalu pesan-pesan WA yang sudah berdatangan harus diapain?

Yang jelas pengirimnya ya silakan dibalas. Yang tidak jelas pengirimnya juga boleh. Itung-itung sebagai menjalin petemanan baru. Jika mau. Sebagai yang dimintai maaf tidak lain dan tidak bukan ya memberi maaf. Bukankah Nabi kita orang yang pemaaf? Bukankah Allah Maha Pemaaf?

Semoga dengan mudahnya memberi maaf bagi yang lain maka kita diberi kemudahan juga ketika meminta maaf. Bahkan sudah dimaafkan sebelum meminta maaf.

Selamat hari raya Idul Fitri, semoga Allah menerima amal ibadah kita selama ramadhan kemarin dan dipertemukan dengan ramadhan berikutnya.

Sumber gambar : freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *