Terpaksa Rehat

Kata orang bijak, sesuatu sering kali disadari besar nilainya ketika sudah tidak ada lagi. Cukup banyak contohnya. Dari hal yang dekat-dekat bisa jadi contoh bagus.

Misalnya saja ketika saya dulu punya sepeda. Jarang digunakan. lebih banyak parkir dibawah tangga. Ketika sudah dijual, muncul perasaan kenapa dulu tidak aktif digunakan.

Begitu juga dengan kesehatan. Seringnya ketika sehat lupa jika harganya sangat mahal. Kalau sedang sakit baru sadar. Tidak bisa berkegiatan. Harus istirahat. Belum lagi jika harus beli obat.

Sekarang saya sedang merasakannya. Flu menyerang. sebenarnya sudah 2 minggu yang lalu merasakan gejala-gejalanya. Buru-burulah pasang kuda-kuda perlawanan.

Tapi sepertinya terlambat. Perlakuan korektif seperti olah raga, mengatur makanan memang kurang efektif. Antisipasilah yang paling ampuh.

Dan memang, beberapa bulan terkahir ini untuk 2 hal itu sedang mengalami kemunduran. Olahraga sedang tidak bersemangat. Makan makan menjadi-jadi.

Semoga flu kali ini menjadi titik yang lebih menyadarkan saya. Sehingga tidak terlalu sering terpaksa rehat karena sakit. Sungguh tidak enak.

Sumber gambar : unsplash.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *