Lari Dari Rumah Jilid 3

Alhamdulillah, #LARIDARIRUMAH #RUNTOOFFICE jilid 3 berhasil saya selesaikan. Tepatnya Jumat pagi yang lalu. Persiapannya memang sudah lebih lancar dari jilid 1 dan 2 sebelumnya. Namun bukan berarti tanpa catatan untuk peningkatan di jilid-jilid berikutnya.

Masih ada perasaan terburu-buru mengawali start agar tidak kesiangan dijalan. Ini membuat pemanasan jadi tidak optimal. Memang kemarin meskipun jam masih menunjukkan 05:30, langit sudah lebih terang. Karena rute yang saya lewati adalah juga rute orang beraktifitas, biasanya jika pagi lebih cepat terang jalanan juga lebih cepat ramainya.

Perubahan rute dari yang direncanakan. Lebih karena agar sinkron dengan kegiatan teman-teman kantor yang pagi itu berencana jalan pagi sekaligus sarapan. Saya menemui mereka di titik temu yang telah disepakati. Jadi kegiatan pribadi bisa juga lho disinkronisasi dengan kegiatan kantor.

Secara waktu tempuh, jika dibandingkan dengan jilid 2 sebelumnya, kali ini catatan saya lebih lama sekitar 5 menit. Kurang seringnya berlatih, kondisi tidak fit karena masih ada sisa flu, dan sempat sedikit pusing ketika bangun tidur membuat saya harus menjaga agar tidak terlalu memaksakan diri.

Maka detak jantung saya batasi agar bisa berada lebih banyak di zona 3 sampai 4. Melalui fitur HRM yang terkoneksi di jam saya pantau sejak kilometer 2. Meskipun begitu, sempat ada di beberapa ruas yang sempat naik ke zona 5. Kalau sudah begini, mau tidak mau harus menurunkan kecepatan (yang memang tidak saya tidak pernah cepat) bahkan berhenti ambil napas sejenak.

Berlari adalah tentang mengenali diri. Latihan adalah proses melakukan pengenalan dari waktu ke waktu. Saya tidak mau niatan untuk menjadi sehat malah berakhir dengan sesuatu yang fatal. Karenanya lawan terberat ketika berolah raga lari adalah diri sendiri.

Insyaallah akan ada jilid-jilid berikutnya.

Sumber gambar: Filip Mroz @ Unsplash.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *