Review Buku: PrieGS Hidupnya Humornya

Judul buku ini yang menarik saya untuk langsung memesannya. Ketika penulis —Pakde Prie GS— menyertakan foto cover diposting fan page FBnya.

Rupanya hanya membaca tulisan-tulisan Pakde di fan page malah membuat saya yang sedang belajar menulis ini semakin penasaran. Rangkaian-rangkaian kalimat yang digunakan saya rasakan sebuah gaya baru. Dan saya menemukan lebih banyak lagi di buku Prie GS Hidupnya Humornya.

Misal tentang kecintaan penulis terhadap masa kecil dipinggir lapangan desa. Pilihan alurnya mampu menggiring pembaca untuk ikut membayangkan rasa kesedihan harus melepaskan layang-layang pada saat-saat terakhirnya.

Saya menjadi ikut terbang mengkorek-korek kenangan-kenangan masa kecil di kampung. Itulah salah satu akibat terlalu banyak membaca tulisan Pakde.

Cuma itu … ?
Tidak!

Saya juga hampir saja menitikkan air mata saat pada satu ceritanya Pakde mengenang Ibundanya. Ketegaran beliau dalam menghadapi kesulitan hidup. Bercanda ditengah sakitnya. Berusaha melawan kemiskinan yang mendera.

Lagi-lagi, saya jadi ikut terbang membuka lembar-lembar cerita tentang Ibu. Saya segerakan bertelepon dan ber-WA ria dengan beliau. Akibat lain dari membaca tulisan Pakde.

Cuma itu … ?
Tidak!

Humor adalah kesulitan saya. Tidak mudah menyampaikannya lewat verbal. Lebih tidak mudah lagi menyampaikannya lewat tulisan. Persepsi humor orang yang berbeda-beda menjadikan saya sebagai peragu.

Maka sayapun mati kutu ketika beberapa bulan lalu saya harus menyisipkan humor pada tugas Kelas Menulis Prie GS. Cukup lama langkah belajar saya terhenti pada tahap ini. Cukup banyak koreksi yang saya dapatkan. Alhamdulillah diijinkan lulus. Tulisan itu saya beri judul Menjadi Pendamping.

Karenanya, ketika melihat judul buku terbaru Pakde saya merasa berkesempatan untuk belajar lebih jauh menata humor dalam sebuah tulisan. Dan benar saja, banyak perspektif baru yang saya dapatkan. Bahkan tidak hanya humor. Pengalaman sederhanapun bisa menjadi menarik dengan pemilihan kalimat-kalimat dan alur yang kreatif.

Terima kasih Pakde Prie GS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *