Makhluk Pencabut Nyawa

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang yang bertugas memulai tembakan serangan ke mobil yang isinya beberapa orang. Bukan tembakan biasa, tapi rudal.

Itulah serangan yang mematikan Qasem Soleimani oleh Amerika melalui pesawat remote control, drone. Panaslah hubungan Iran – Amerika. Yang sebetulnya tidak punya hubungan diplomatis.

Saya juga tidak berhasil membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang yang menembakkan rudal dan ternyata mengenai pesawat terbang sipil. Tidak ada yang selamat, 176 orang meninggal dunia. Kanada panas, yang lain juga ikutan. Amerika mungkin senyum-senyum.

Yang pertama sengaja, karena memang pihak pelaku memburu buruannya. Yang kedua salah sasaran karena pesawat terbang sipil itu dianggap pesawat Amerika. Teman dari yang telah mencabut nyawa pimpinan pasukan tertinggi Iran beberapa hari sebelumya.

Dunia menghangat. Ada yang khawatir akan terjadi perang dunia ke 3. Yang lebih lebay lagi ada yang mengkaitkan dengan isu kiamat tahun 2020 segera akan dimulai. Mmpppfff….

Tapi biarlah jika memang kekacauan dunia akan terjadi. Saya dan Anda semua sudah bisa tenang sekarang. Sudah ada Keraton Agung Sejagat. Biar pertikaian Amerika – Iran diurusnya.

Saya mau mengurus diri dulu. Karena tanpa sadar saya juga seperti kedua negara itu. Pencabut nyawa! Kepada nyamuk. Lewat, geprek! Baik pakai tangan atau pakai sapu lidi.

Agak modern dikit, pakai raket setrum. Kalau lagi males pakai semprotan racun nyamuk. Obat nyamuk cuma untuk nyamuk yang sakit agar sehat. Haha…

Semprotan yang sama juga sering saya gunakan kepada kecoa. Tanpa belas kasihan. Tanpa interograsi lebih dahulu. Tanpa penyelidikan kesalahannya apa sehingga pantas mati. Kejamlah pokoknya.

Nyamuk dan kecoa adalah 2 hal yang menakutkan bagi Saya. Yang satu bikin tidur tidak nyenyak, sisanya bikin geli selain bau. Ketakutan membuat saya tidak lagi logis. Ketakutan membuat saya menjadi penyerang. Bahkan pencabut nyawa. Duh!

Tapi untuk Iran dan Amerika, saya tidak tahu siapa yang kecoa siapa yang takut kepadanya. Sehingga beraksi seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *