Marhaban Ya Ramadhan 1441H

Alhamdulillah bertemu dengan Ramadhan lagi. Tepatnya dipertemukan. Karena sebenarnya bukan kita yang menyebabkan itu. Ada Sang Maha yang mengijinkan saya dan Anda yang sedang membaca ini sekali lagi menjalani Ramadhan.

Namun kali ini spesial. Ditengah pandemi. Ibadahnya pun jadi spesial. Tidak bisa berjamaah di masjid. Tidak bisa bukan bersama di satu lokasi. Kebiasaan-kebiasaan sebelumnya banyak yang hilang. Benar-benar spesial.

Tetangga saya sampai merasa ada yang hilang menyambut bulan pernuh berkah kali ini. Saya tahu itu karena kekangenannya terhadap Ramadhan yang disambut meriah.

Apa boleh buat, kondisinya memang tidak memungkinkan. Di seluruh dunia menahan diri. Belajar beradaptasi terhadap kehadiran makhluk Allah yang lain, Corona.

Barangkali Allah sedang mengijinkan kita untuk belajar. Menelaah kembali letak kemeriahan Ramadhan ada dimana. Di masjid kah ? Di pesantren kah ? Di pasar kah ? Atau di hati kita masing-masing ?

Mari mencari jawabnya. Sukur-sukur dengan menemukan jalan mendapatkannya. Di situasi seperti ini. Sambil terus berdoa, semoga keadaan menjadi lebih baik dan kita semua di beri kekuatan untuk melewatinya.

Insyaallah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *