Datang Berkali-Kali

Dikisahkan sebelum keluar dari surga iblis meminta ijin untuk menggoda manusia dari kiri dan kanan. Allah menyetujuinya. Sejak saat itulah iblis dan keturunannya boleh disebut Sang Penggoda dengan surat ijin menggoda dari Allah SWT.

Dengan surat ijin itu juga dia datang bertubi-tubi ke handphone saya. Sebentar-sebentar datang notifikasi “THR mu sudah datang ya, wujudkan wishlist-mu sekarang”. Belum sempat kelar di baca, datang lagi yang centil “Hai, sudah makan belum, ini ada yang enak-enak”. Baru saja si centil mau dibaca, yang lebih centil buru-buru menyusul “Buruan, lima menit lagi habis”.

Memang cara yang paling mudah untuk menyembunyikan kelemahan diri adalah dengan menyalahkan pihak lain. Iblis tentu sudah tahu efek tidak enak ini. Bahwa sangat masuk akal dia akan jadi tumpahan tuduhan saat manusia-manusia seperti saya berkelit.

Kelitan makin menjadi mendekati akhir Ramadhan ini. Godaan makin gencar dan datang tak mengenal waktu. Pagi dari marketplace hijau, siang dikit dari si Oranye, sore dari si Biru, malam dari si Merah. Gigih sekali mereka.

Sedikit-sedikit saya mulai goyah. Apalagi godaan itu sudah dilengkapi dengan alat yang makin canggih. Kata-kata yang saya tuliskan di Whatsapp, media social, dan kolom pencarian mampu ubahnya langsung menjadi tawaran-tawaran centil nan menggoda. Beberapa juga sanggup menghadirkan foto produk yang ditawarkan. Tak terasa air liur pun meleleh.

Saya makin yakin bahwa kesempatan tak datang dua kali tapi tidak dengan godaan. Dia akan datang berkali-kali!

Leave a Reply

Your email address will not be published.