Semangat Ramadhan

Hebatnya anak-anak jaman sekarang. Walaupun masih kecil tidak sedikit yang sudah bisa berpuasa Ramadhan sebulan penuh. Seperti anak tetangga-tetangga saya, mereka sangat bersemangat sekali.

Untuk anak usia SD kelas 2 keatas berpuasa penuh, dalam arti dari Subuh sampai Maghrib dan sampai akhir Ramadhan. Sementara yang lebih kecil bisa magang dulu berpuasa setengah hari tapi sampai penuh sebulan.

Pemahaman terhadap puasa untuk anak sekecil itu mungkin belumlah dalam. Hanya sebatas mengikuti apa yang disampaikan orang tua atau guru di sekolah. Misal supaya lebih gampang masuk surga. Namun itu sudah cukup membuat mereka mau mengikutinya.

Orang yang lebih dewasa belum tentu bisa semudah mereka. Ada saja alasan membuat ragu. Makin banyak pikiran, kadang tidak sejalan dengan ketaatan. Ditambah lagi kemudahan-kemudahan syariat yang dihembuskan oleh setan.

Setan kan dibelenggu saat Ramadhan, kenapa masih bisa mengganggu ? Agaknya sekarang ini manusia sudah tidak butuh mereka lagi untuk itu. Setan tidak perlu capek-capek kerja. Makan gaji buta.

Maka melihat anak-anak sudah ikut berpuasa, saya merasa senang dan salut. Semangat mengikuti kegiatan memeriahkan bulan penuh berkah juga tinggi. Bermacam lomba biasanya diadakan oleh panitia dari Dewan Kemakmuran Masjid setempat.

Mabit yang menjadi favorit anak-anak di komplek saya. Kegiatan yang sudah tidak dijalankan lagi selama dua tahun terakhir akibat pandemi. Semua kegiatan berkumpul dalam jumlah yang banyak ditiadakan.

Sebagai gantinya beberapa anak berinisiatif ikut iktikaf. Sekelompok anak SMP beserta adiknya dengan perlengkapan penuh menginap di masjid, bantal, selimut, dan Pop Mie. Beberapa orang tua mengabarkan jam 1 pagi mereka belum tidur, masih bermain di halaman masjid.

Begitulah anak-anak, setiap kesempatan adalah waktu bermain. Semoga saja bermainnya dinilai ibadah karena Ramadhan bulan yang penuh keberkahan buat siapa saja yang bersemangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.